<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Les Privat</title>
	<atom:link href="http://excellentprivate.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://excellentprivate.com</link>
	<description>Les Privat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Mar 2012 00:04:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Bagaimana Mengajar Siswa Kelas I SD?</title>
		<link>http://excellentprivate.com/bagaimana-mengajar-siswa-kelas-i-sd/</link>
		<comments>http://excellentprivate.com/bagaimana-mengajar-siswa-kelas-i-sd/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Dec 2011 02:36:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ratu Masrana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://excellentprivate.com/?p=416</guid>
		<description><![CDATA[Untuk rekan guru yang mengajar di kelas I SD, apakah ilustrasi di bawah ini juga terjadi di kelas Anda: Bu Guru sedang menjelaskan pelajaran di depan kelas. Ada anak yang menangis karena diganggu teman di sebelahnya. Guru mendekati anak yang menangis memintanya untuk diam, sekaligus mengingatkan anak yang mengganggu agar tidak mengulangi perbuatannya. Anak-anak lain ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Untuk rekan guru yang mengajar di <a href="http://www.gurusukses.com/mengajar-membaca-di-kelas-i-sd">kelas I SD</a>, apakah ilustrasi di bawah ini juga terjadi di kelas Anda:</p>
<p style="text-align: justify;">Bu Guru sedang menjelaskan pelajaran di depan kelas. Ada anak yang  menangis karena diganggu teman di sebelahnya. Guru mendekati anak yang  menangis memintanya untuk diam, sekaligus mengingatkan anak yang  mengganggu agar tidak mengulangi perbuatannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Anak-anak lain (yang merasa tidak diperhatikan guru) mulai  berjalan-jalan meninggalkan tempat duduknya, ada juga yang mengganggu  teman-temannya. Guru meminta anak yang berjalan-jalan agar kembali duduk  di tempatnya semula.</p>
<p style="text-align: justify;">Tetapi, suasana kelas menjadi semakin ribut karena anak-anak yang  lebih besar justru mulai bertengkar dengan anak-anak lain. Kalau situasi  di kelas Anda seperti yang digambarkan di atas, apa yang Anda lakukan?</p>
<h2 style="text-align: justify;">Butuh Kesabaran Tingkat Tinggi</h2>
<p style="text-align: justify;">Bagi sebagian besar guru SD, mengajar kelas I merupakan tugas yang  amat berat. Pasalnya, tugas ini membutuhkan kesabaran tingkat tinggi  dalam pelaksanannya agar berhasil.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika mengajar di kelas tinggi guru dapat berkonsentrasi ke arah  pencapaian tujuan pembelajaran secara cepat, di kelas I para guru harus  lebih bersabar. Pembelajaran yang berkualitas penting, namun pendidikan  bagi siswa kelas I SD jauh lebih penting.</p>
<p style="text-align: justify;">Ya, siswa kelas I SD memang masih sangat terpengaruh dengan situasi  rumah, dengan penuh kemanjaan, dan sangat riskan apabila guru melakukan  kesalahan (baik ucapan maupun tindakan). Bukan karena kesalahan guru  akan mendapatkan protes dari siswa (mana berani siswa kelas I SD protes  kepada gurunya?) melainkan kesalahan ini akan dibawa dan berpengaruh  pada kehidupan siswa hingga dewasa.</p>
<p style="text-align: justify;">Misalnya dalam proses pembelajaran. Siswa kelas I yang rata-rata  masih polos akan mengalami kesulitan mengikuti proses pembelajaran  apabila guru menerapkan model pembelajaran yang membutuhkan keseriusan.  Di sisi lain, guru juga akan mengalami kesulitan mencapai tujuan  pembelajaran apabila hanya mengikuti kemauan siswa yang nota bene masih  suka bermain dan tidak bisa duduk tenang di tempat duduknya. Akibatnya,  proses pembelajaran cenderung gagal dalam artian guru tidak bisa  memenuhi kebutuhan siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana cara mengatasinya? Upaya yang harus dilakukan guru adalah mengemas keseriusan belajar dalam permainan sehingga <em>tidak</em> terkesan serius oleh siswa. Ya, guru perlu kreatif dalam memanipulasi  kegiatan pembelajaran agar tampak oleh siswa sebagai sebuah “permainan  besar” yang <a href="http://www.gurusukses.com/merancang-pembelajaran-yang-menarik">menarik</a> untuk diikuti.</p>
<p style="text-align: justify;">Ini bukan persoalan mudah. Guru perlu banyak belajar dari siswa. Apa yang membuat siswa gembira, bagaimana <a href="http://www.gurusukses.com/memahami-indera-belajar-siswa">dominasi indera belajar</a> mereka, tema apa yang cocok untuk menyajikan materi pelajaran tertentu,  siapa yang bisa menjadi pemimpin kelompok, siapa yang sudah berani  mengekspresikan diri dan siapa pula yang masih takut-takut?</p>
<p style="text-align: justify;">Semua jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas diinventarisasi,  dianalisis, untuk kemudian dijadikan acuan dalam penyusunan rencana  pembelajaran.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Penanaman Disiplin Siswa Kelas I SD</h2>
<p style="text-align: justify;">Kaitannya dengan penanaman disiplin, guru harus pula memastikan bahwa  disiplin itu bukan sesuatu yang membosankan atau menakutkan. Disiplin  adalah kebutuhan. Sebab itu penanamannya harus benar-benar sesuai dengan  dunia anak.</p>
<p style="text-align: justify;">Sanksi diberikan kepada yang melanggar, namun pemberian sanksi harus  menjadikan siswa menyadari bahwa apa yang dilakukan harus bermanfaat  bagi dirinya dan bagi teman lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Misalnya siswa tidak bisa duduk tenang ketika pelajaran di kelas (ini  biasa terjadi), dalam hal ini guru perlu berhenti sejenak, menunggu  siswa duduk kembali. Sampaikan kepada anak-anak bahwa bapak atau ibu  guru senang jika anak-anak duduk dengan rapi ketika proses pembelajaran  berlangsung.</p>
<p style="text-align: justify;">Atau ubah strategi pembelajaran yang memungkinkan anak-anak bisa berdiri atau berjalan-jalan ketika proses pembelajaran.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">(http://www.gurusukses.com)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://excellentprivate.com/bagaimana-mengajar-siswa-kelas-i-sd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

